February 9th, 2007 @ // 9 Comments

Karanganyar yang saya ingat adalah sebuah daerah yang terletak di lereng Gunung Lawu, sebelah timur kota Solo. Kota yang tenang dan nggak bising, apalagi macet. Karanganyar jauh dari sebutan sebagai kota besar, nggak ada mall, nggak ada bioskop 21. Memang ada toko-toko kelontong yang besar, namun masih belum menggunakan sistem swalayan.

Ketika umur saya 4 tahun, pertama kali saya datang ke kota ini. Mengikuti orang tua yang pindah tugas dari Semarang. Karena masih kecil memang tidak banyak yang saya ingat saat itu. Mungkin hanya sesuatu yang sangat “membekas”, yang masih sanggup tersangkut di memori saya.

Saat itu saya tinggal di Komplek Perum Pelita di daerah Harjosari, Bejen. Tepatnya di sebelah timur terminal bus Bejen. Kalo tidak salah waktu itu, Perum Pelita termasuk kawasan elit. Di sana banyak tinggal pejabat-pejabat pemerintahan yang berpengaruh saat itu. Tapi apa pengaruhnya buat saya (:p), saya hanyalah anak kecil yang masih TK. Tidak peduli dengan kawasan elit atau istilah pejabat. Yang saya ingat, di sana banyak anak-anak kecil, teman main yang sebaya. Saat itu yang paling asyik adalah saya bisa main perang-perangan di kebun-kebun, cari ikan di sungai, main sepeda keliling komplek. Hal yang sangat jarang bisa dilakuin oleh anak-anak jaman sekarang, bahkan oleh anak saya sekalipun !


9 Comments → “ Seri 1 : Karanganyar ”


  1. satriyo utomo

    4 years ago

    bagus keep going, bravo Ibu Nora. Hoping can be the best web in the world, amien


  2. Ninik

    4 years ago

    Hello Mbak Nora,
    Saya buka webnya tapi masih agak semrawut,
    Tolong page depannya dikasih photo karanganyar yg bagus. Any way khan masih dalam percobaan.
    Selamat untuk webnya dan salam kenal


  3. pengagum

    4 years ago

    ancene anak-e Ratu.. jadi yo mesthi ada dilingkungan terbaik tho, wong Ayu….
    Lha beda jauh dengan saya : lahir dan tumbuh, ya di tepi hutan jati (yang waktu itu masih gung liwang liwung), yang mainnya selalu di tegalan , yang selalu ‘bluron’ di kedung belakang rumah deket gerumbul bambu apus… Ada kalanya saat nungguin sapi/kerbau merumput di tegalan bengkok pak lurah pinggir kuburan, kita semua pada mlangkring di wit juwet yang mesthinya dipakai pathok orang yang sudah meninggal…. Entah kenapa kok waktu itu gak ada rasa takut babar blas….


  4. agus fajar wibowo

    4 years ago

    aku dibesarkan di dua kecamatan yaitu kec jatiyoso dan jenawi. pindah dari ambarowo dimana aku dilahirkan, tahun 1976 aku di pindah ke desa tlobo, kemudian tahun 1981-1982 di gondangrejo, dan 1982-1991 aku di jenawi. sd,smp di jenawi, sma di sma 1 kra jl. aw monginsidi itu. lulus th 1990 aku ke stpdn skg ipdn jatinangor, dan sekarang aku kerja di kab wonosobo, bertempat tinggal di sini. seberkas kerinduan akan karanganyar, kota kecil, temanku sekolah and so on tentang kra anyar ini. rumahku di jatiyoso udah kosong, gak ada yang nempati karena asline ortuku wonogiri. ahh… sentimentil jadinya.
    kadang pingin njual rumahku da tanahku, tapi gimana ya. hi….. friend kalo ada yang ingat aku please kontaklah aku…


  5. agusfajar.wibowo

    4 years ago

    oakay… karanganyar kota yang asik, masakecilku di dua kecamatan,jatiyoso, jenawi dan sebentar di gondangrejo.
    sometimes i miss you karanganyar, but,i must leave you because i work at, wonosobo local government since 1994.
    hi… you nice girl have married


  6. mekhanai

    4 years ago

    Karanganyar oh.. karanganyar..,, pun dangu mboten ‘ten karanganyar,, ngangeni tenan pokoke, soto belakang sma cedak griyane ari ( saiki ijik dodolan ora yo), atau soto sapi depan pasar yg jadi favorit kami, aku n husband, rekomendasi dari jeng era, tapi betul kok enak tenan, ra ono tandinge, pun di tempat aku sekarang, Kalirejo, (daerah mana ini ya ?? Pokoke adoh pol sekitar 6 jam dari Bakauheni.,) ga ada yang bisa jual soto, atau memang orang2 sini ga kenal yang namanya soto ? Back to Kra… salam buat temen2 kra sesama perantauan… Juga jeng Nora, jagoannya dah gedhe yaa…?


  7. yuyu

    3 years ago

    hi, nora kamu adikknya novi ya? inget aku nggak waktu masih kecil sering ngaji sore-sore di masjid muttaqien badranasri? ……
    kalo udah pensiun pengen juga niy mulih balik karanganyar, kayaknya kok tentrem gitu ya???


  8. Rotz

    2 years ago

    Jadi pingin pulang kampung ke Jatiyoso….. Minggu depan pulkam ah…


  9. eko setijanto

    1 year ago

    aku berbeda dgn teman yg komen terdahulu, mereka kecil di kra. aku dan
    istri di waktu kecil terbiasa bermain di pantai,laut, nelayan, ikan
    laut…. kini aku merantau ke karanganyar setelah sebelumnya melewati
    sampangan semarang perbukitan yang susah air, solo palur yg harus tutup
    hidung di sore hari… sekarang badranasri rt 3 rw 10 terasa nyaman, sejuk, dan lingkungan
    warga yg ramah, grapyak, semanak. ada pakdhe sunarto, pakdhe tukimin, pak
    joko, pak suwarno, budhe nur, pak amir osamil, dll yg baik hati, ramah
    enthengan…thd semua warga. bahkan pakdhe sunarto sebagai ketua rt juga
    menganggap semua warga tak terkecuali kontraktor” sing kontrak omah”, juga
    warga asing yg tinggal disitu juga sbg anggota KELUARGA BESAR RT. mereka
    diperkenalkan ke warga lain dl forum rt bahkan tirakatan pitulas agustus.
    ooo eloknya…


Leave a Reply