Inilah sekolah yang telah berhasil membuat saya bersekolah dengan waktu yang paling lama diantara jenjang sekolah-sekolah lain. Bayangkan, enam tahun ! Dengan warna seragam yang sama, halaman tempat bermain yang itu-itu juga, guru-guru yang sama, teman main yang itu-itu juga..tapi kok nggak bosen ya, enjoy aja ! It means, there is something in there ! He he he sok nginggris.

SD Negeri Karanganyar 3 ini terletak di tengah kota karanganyar, dekat buk siwaluh. Sekolahku ini sering banget dijadikan tempat untuk rapat guru-guru sekaranganyar. Soalnya bangunan sekolah yang unik banget. Dinding penyekat antar kelas,  ternyata dapat dibuka. Jadi ketika dinding itu dibuka semua, maka ada suatu ruangan yang panjang terbentang. Bayangkan aja gabungan dari 4 kelas ! Di bagian depan ada halaman yang luasnya lebih dari luas lapangan bulu tangkis. Di bagian belakang ada rumah pak bon (penjaga sekolah) dan kebun.

Coba ya aku ingat-ingat siapa saja guru-guru SD ini dulu,  kepala sekolahnya Ibu Narmi (Ibu Rasananto,  soalnya istrinya Pak Rasananto), Bu Warsiti, Bu Hartini (aktifis pramuka), Pak Wandi, waduh siapa lagi ya..muka-mukanya aku inget tapi namanya lupa..Seperti bu guru ku waktu kelas satu. Walah gualaknya super-super..hi hi hi

Di SD ini aku punya banyak sekali pengalaman, yang baik maupun yang sedikit memalukan..he he he..diantaranya, pas kelas satu aku bersama beberapa teman (yang perempuan aku, Era, dan Ida) di setrap, disuruh berdiri di depan kelas..lama banget..Cuma gara-gara belum waktunya istirahat, kami udah keluar main-main. Coba bayangin..baru kelas satu aja udah bandel.

Pas SD ini juga ibu mengajari aku untuk berdagang. Jadi ibu bikin kue-kue dan aku bertugas menjualnya di sekolah. Saat itu rasanya seneng aja dan nggak malu. Seringnya kue-kue kami habis terjual. Kalaupun masih ada sisa, kami (aku dan adik, kakakku) makan waktu naik becak dalam perjalanan pulang sekolah..he he he..

Kelas 5 SD aku ikutan Jambore Daerah (Tingkat Propinsi Jawa Tengah) di Tegal. Wah jauh lho..karanganyar – Tegal. Untuk bisa ikut Jambore Daerah ini penuh perjuangan. Diawali dengan proses latihan-latihan dan seleksi trus saingannya anak-anak SMP. Kami anak SD pada bisa juga berangkat. Aku, Era dan Ari Satoto (selanjutnya dua orang ini menjadi sahabat-sahabat terbaikku hingga saat ini,  thanks God!) termasuk yang beruntung terpilih dan diijinkan ortu untuk berangkat ke Tegal. Pada saat SD kegiatan Pramuka memang termasuk yang bergengsi. Maklum sekolah di kampung, belum banyak pilihan kegiatan ekskul.

Keinginan untuk bisa ikut perlombaan Siswa Teladan tidak tercapai, karena aku kalah saingan sama teman sebangku, Era. Wakil sekolah kami adalah Era dan Prima. Prima berhasil menang di tingkat kabupaten dan berangkat ke Semarang.

Waktu SD karena jarak rumah dan sekolah lumayan jauh, jadi kami langganan becak, pulang pergi antar jemput “merci” pribadi ini..he he he..asyik lho  !

Teman-teman SD yang aku ingat (dari yang rumahnya paling barat hingga paling timur) : Ida, Agustina Dewi M, Era, Dewi R, Ari Satoto, Cahyo (Dik Nana),  Sri Harjanti, Aris (Alm), Sri Wahyu, Maryani (juragan krupuk), Sumiyati, Denok, Ririn, Diah, Agus, Sandra, Nurdina,  Budi, Atik, Tini, Prima. Wish you all luck !