<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karanganyar.com &#187; marshanti</title>
	<atom:link href="http://www.karanganyar.com/author/marshanti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.karanganyar.com</link>
	<description>Media Online dan Informasi Kota</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 May 2011 12:17:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Seri 4 : Me &#8216;n SMP 1 Karanganyar</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2011/05/21/seri-4-me-n-smp-1-karanganyar-2/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2011/05/21/seri-4-me-n-smp-1-karanganyar-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 09:20:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Me 'n the city]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Masa sekolah yang paling menyenangkan, ya waktu SMP ini, ABG time ! Masa sekolah yang paling nggak ada beban, paling naif, pokoke enjoy banget &#8230; yuhuiii .. !!! Begitu lulus SD 3 Karanganyar (baca seri 3), Alhamdulillah diterima di SMP paling bagus di Karanganyar, saat itu Seneng banget karena temennya jadi lebih banyak dan dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masa sekolah yang paling menyenangkan, ya waktu SMP ini, ABG time ! Masa sekolah yang paling nggak ada beban, paling naif, pokoke enjoy banget &#8230; yuhuiii .. !!! Begitu lulus SD 3 Karanganyar (<ahref="http://www.karanganyar.com/2007/07/18/seri-3-sd-negeri-karanganyar-3/">baca seri 3</a>), Alhamdulillah diterima di SMP paling bagus di Karanganyar, saat itu <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Seneng banget karena temennya jadi lebih banyak dan dari berbagai daerah di Karanganyar. </p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Picture-217.jpg" alt="" /></div>
<p>Masuk SMP tahun 1988, pada waktu itu ada 6 kelas untuk setiap angkatan. Kelas A sampai F. Dan saya beruntung mendapat kelas paling ujung, yaitu kelas F tercinta <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Kelas yang tidak begitu diperhitungkan kalau dari sisi akademis, dibanding kelas lain, seperti kelas B misalnya, yang terkenal pinter-pinter siswanya. Atau kelas A dan C yang ekspresif. Kelas D dan E yang elegan. Sedangkan kelas F, kelas yang biasa-biasa aja, tapi sangat berkesan buat saya.</p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Picture-214.jpg" alt="" /></div>
<p>SMP Negeri 1 Karanganyar terletak di Jl. Juanda No. 18 Karanganyar. Tepatnya setelah Taman Makam Pahlawan, belok kiri (kalau dari arah barat). Sebagai SMP terbaik di Kabupaten Karanganyar, SMP 1 didukung oleh kepala sekolah yang bijaksana dan guru-guru yang berkualitas. Kepala sekolah kami saat itu adalah Bapak Marino. Sedangkan guru-guru yang mengajar antara lain, Pak Dullah Hartanto (bahasa indonesia &#8211; baik banget), Bu Ponisih (bahasa daerah), Pak Edy (bahasa daerah), Pak Sodik (olah raga), Pak Tarno (PMP+pembina OSIS), Pak Winarno (olah raga), Bu Parni yang ramah tapi tegas (olah raga), Pak Heri &#8211; wali kelas saya waktu kelas 2F (biologi), Pak Komarudin, Bu Hartini yang cantik, pinter, tegas &#8211; wali kelas saya di 3F (matematika), Bu Adinda yang anggun (biologi), Bu Wahyu (bahasa indonesia), Pak Harno (olah raga), Eyang Yitno yang baik banget (pembina drumband), Bu Rante tandung (bahasa inggris), Pak Harto (komputer), Pak Tardi sang musikus (seni musik+pembina paduan suara), Pak Suryono (fisika), Pak Jimin (fisika), Ibu Wanti (agama islam), Ibu Harminah yang lembut (bahasa inggris), Ibu Elis (PMP), Pak Ma&#8217;ruf (agama islam), Ibu Darmi (bahasa inggris) dan beberapa yang lain yang mohon maaf sekali jika ada yang terlewat. Guru-guru yang luar biasa ! <em>How can I thanks to you &#8230;</em></p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Picture-216.jpg" alt="" /></div>
<p>Beruntung, saya dan Seno, diberikan kesempatan untuk mengikuti pemilihan Siswa Teladan mewakili SMP 1 Karanganyar. Alhamdulillah, saya bisa pulang dengan membawa piala bertuliskan <em>Juara 2 Putri Siswa Teladan Tingkat porpinsi Jawa Tengah Tahun 1990</em> <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <em>Karanganyar, this is for you</em>. </p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/pribadi/st-smp1.jpg" alt="" /></div>
<p>Akhirnya saya ucapkan terima kasih buat teman-teman seangkatan (1988 &#8211; 1991), terutama teman sekelas, yang sudah memperkaya suatu masa penting dalam hidup saya. Andhika, Muhamad Taufiq, Risang, Topik, Edy Teguh, Santi, Wiwin, Gatut, Dina, Wiwik, Tatit, Teguh, Yusuf, Santo, Erwin, Tri Surini, Aris, Lukluk, Wisnu, dll . Seperti pidato saya di acara perpisahan sekolah ..&#8221;jauh di mata dekat di hati &#8221; .. <em>miss you all .. </em> <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Special Thanks to : Tommy, Aji, Santi, Wisnu, yang udah bantuin ngingetin nama-nama bapak/ibu guru <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2011/05/21/seri-4-me-n-smp-1-karanganyar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grojogan Jumog</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2011/05/19/gorojogan-jumog/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2011/05/19/gorojogan-jumog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 22:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Terletak di dusun Jumok, desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso dengan panorama air terjun alami setinggi ± 60 m, berikut fasilitas perkemahan. Lokasi berdekatan dengan obyek wisata Candi Sukuh, Gua Nipon dan obyek wisata yang lain. Berbeda dengan Air Terjun Grojogan Sewu di daerah Tawangmangu yang telah lebih dulu diikembangkan, air terjun Jumog tampak lebih sederhana. Air [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terletak di dusun Jumok, desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso dengan panorama air terjun alami setinggi ± 60 m, berikut fasilitas perkemahan. Lokasi berdekatan dengan obyek wisata Candi Sukuh, Gua Nipon dan obyek wisata yang lain.</p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Picture-392.jpg" alt="" /></div>
<p>Berbeda dengan Air Terjun Grojogan Sewu di daerah Tawangmangu yang telah lebih dulu diikembangkan, air terjun Jumog tampak lebih sederhana. Air terjunnya pun tidak terlalu tinggi, namun tetap memancarkan keindahan khas wisata alam. Konon, setiap jam sepuluh pagi, muncul pelangi di air terjun ini.</p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/jumog.jpg" alt="" /></div>
<p>Jika Anda dari arah Solo, meluncurlah ke arah Tawangmangu. Di pertigaan selepas Pasar Karangpandan, ambillah jalur ke kiri, ke arah Ngargoyoso. Jalur ke kanan adalah jalur ke Tawangmangu. Air Terjun Jumog dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Tiket masuknya cukup murah, hanya tiga ribu rupiah saja per orang. Fasilitas yang ditawarkan di tempat wisata ini cukup lengkap. Di samping kita bisa menikmati indahnya air terjun yang dikelilingi bukit dengan pepohonan hijau yang asri, disediakan pula arena mainan dan kolam renang anak-anak.</p>
<p><em>Source :</em></p>
<p>http://irwanpages.comlu.com/grojogan-jumog.html</p>
<p>http://wisatabenewskp.blogspot.com/2005/11/kabupaten-karanganyar.html</p>
<p><em>Photo by :</em><br />
Foto Air terjun Jumog : Mas Ardhani </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2011/05/19/gorojogan-jumog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Candi Sukuh</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2011/05/18/candi-sukuh/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2011/05/18/candi-sukuh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 08:14:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Situs candi Sukuh dilaporkan pertama kali pada masa pemerintahan Britania Raya di tanah Jawa pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta. Johnson kala itu ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data-data guna menulis bukunya The History of Java. Setelah masa pemerintahan Britania Raya berlalu, pada tahun 1842, Van der Vlis, arkeolog Belanda, melakukan penelitian. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Situs candi Sukuh dilaporkan pertama kali pada masa pemerintahan Britania Raya di tanah Jawa pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta. Johnson kala itu ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data-data guna menulis bukunya The History of Java. Setelah masa pemerintahan Britania Raya berlalu, pada tahun 1842, Van der Vlis, arkeolog Belanda, melakukan penelitian. Pemugaran pertama dimulai pada tahun 1928.</p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Sukuh01.jpg" alt="" /></div>
<p>Candi ini terletak di Dukuh Berjo, Desa Sukuh, kecamatan Ngargoyoso,Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi ini berjarak kurang lebih 20 kilometer dari kota Karanganyar dan 36 kilometer dari Surakarta. </p>
<p>Bangunan candi Sukuh memberikan kesan kesederhanaan yang mencolok pada para pengunjung. Kesan yang didapatkan dari candi ini sungguh berbeda dengan yang didapatkan dari candi-candi besar di Jawa Tengah lainnya yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Bentuk bangunan candi Sukuh cenderung mirip dengan peninggalan budaya Maya di Meksiko atau peninggalan budaya Inca di Peru. Struktur ini juga mengingatkan para pengunjung akan bentuk-bentuk piramida di Mesir.</p>
<p>Kesan kesederhanaan ini menarik perhatian arkeolog termashyur Belanda, W.F. Stutterheim, pada tahun 1930. Ia mencoba menjelaskannya dengan memberikan tiga argumen. Pertama, kemungkinan pemahat Candi Sukuh bukan seorang tukang batu melainkan tukang kayu dari desa dan bukan dari kalangan keraton. Kedua candi dibuat dengan agak tergesa-gesa sehingga kurang rapi. Ketiga, keadaan politik kala itu dengan menjelang keruntuhannya Majapahit, sehingga tidak memungkinkan untuk membuat candi yang besar dan megah.</p>
<p>Para pengunjung yang memasuki pintu utama lalu memasuki gapura terbesar akan melihat bentuk arsitektur khas bahwa ini tidak disusun tegak lurus namun agak miring, berbentuk trapesium dengan atap di atasnya. Batu-batuan di candi ini berwarna agak kemerahan, sebab batu-batu yang dipakai adalah jenis andesit.</p>
<p>Pada teras pertama terdapat gapura utama. Pada gapura ini ada sebuah sangkala dalam bahasa Jawa yang berbunyi gapura buta abara wong. Artinya dalam bahasa Indonesia adalah “Gapura sang raksasa memangsa manusia”. Kata-kata ini memiliki makna 9, 5, 3, dan 1. Jika dibalik maka didapatkan tahun 1359 Saka atau tahun 1437 Masehi.</p>
<p>Gapura pada teras kedua sudah rusak. Di kanan dan kiri gapura yang biasanya terdapat patung penjaga pintu atau dwarapala, didapati pula, namun dalam keadaan rusak dan sudah tidak jelas bentuknya lagi. Gapura sudah tidak beratap dan pada teras ini tidak dijumpai banyak patung-patung. Namun pada gapura ini terdapat sebuah candrasangkala pula dalam bahasa Jawa yang berbunyi gajah wiku anahut buntut. Artinya dalam bahasa Indonesia adalah “Gajah pendeta menggigit ekor”. Kata-kata ini memiliki makna 8, 7, 3, dan 1. Jika dibalik maka didapatkan tahun 1378 Saka atau tahun 1456 Masehi. Jadi jika bilangan ini benar, maka ada selisih hampir duapuluh tahun dengan gapura di teras pertama!</p>
<p>Pada teras ketiga ini terdapat pelataran besar dengan candi induk dan beberapa relief di sebelah kiri serta patung-patung di sebelah kanan. Jika para pengunjung ingin mendatangi candi induk yang suci ini, maka batuan berundak yang relatif lebih tinggi daripada batu berundak sebelumnya harus dilalui. Selain itu lorongnya juga sempit. Konon arsitektur ini sengaja dibuat demikian. Sebab candi induk yang mirip dengan bentuk vagina ini, menurut beberapa pakar memang dibuat untuk mengetes keperawanan para gadis. Menurut cerita, jika seorang gadis yang masih perawan mendakinya, maka selaput daranya akan robek dan berdarah. Namun apabila ia tidak perawan lagi, maka ketika melangkahi batu undak ini, kain yang dipakainya akan robek dan terlepas.</p>
<p>Tepat di atas candi utama di bagian tengah terdapat sebuah bujur sangkar yang kelihatannya merupakan tempat menaruh sesajian. Di sini terdapat bekas-bekas kemenyan, dupa dan hio yang dibakar, sehingga terlihat masing sering dipergunakan untuk bersembahyang.<br />
Kemudian pada bagian kiri candi induk terdapat serangkaian relief-relief yang merupakan mitologi utama Candi Sukuh dan telah diidentifikasi sebagai relief cerita Kidung Sudamala.</p>
<p><em>Source : www.wikipedia.org<br />
Photo by : www.wikipedia.org</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2011/05/18/candi-sukuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kabupaten Karanganyar</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2011/05/18/sejarah-kabupaten-karanganyar/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2011/05/18/sejarah-kabupaten-karanganyar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 04:17:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1847 Karanganyar merupakan satu wilayah Kawedanan dari Kadipaten Mangkunegaran di samping Kawedanan Wonogiri dan Malangjiwan, masing-masing dipimpin oleh seorang Bupati Anom atau Wedana Gunung, dibantu oleh Panewu Gunung yang membawahi pemerintahan Kapanewon (Kecamatan). Panewu Gunung dibantu oleh Mantri Gunung melakukan koordinasi pemerintahan desa. Pada tahun 1903 dibentuk Kabupaten Anom Kota Mangkunegaran, meliputi wilayah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tahun 1847 Karanganyar merupakan satu wilayah Kawedanan dari Kadipaten Mangkunegaran di samping Kawedanan Wonogiri dan Malangjiwan, masing-masing dipimpin oleh seorang Bupati Anom atau Wedana Gunung, dibantu oleh Panewu Gunung yang membawahi pemerintahan Kapanewon (Kecamatan). Panewu Gunung dibantu oleh Mantri Gunung melakukan koordinasi pemerintahan desa.<br />
Pada tahun 1903 dibentuk Kabupaten Anom Kota Mangkunegaran, meliputi wilayah kota Sala bagian utara, Wanareja, Kaliyoso, dan Colomadu.</p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Picture-343.jpg" alt="karanganyar.com" /></div>
<p>Reorganisasi wilayah Kadipaten Mangkunegaran dilakukan dengan Kaputusan Sri Mangkunegara VII tentang pembentukan Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Karanganyar. Pada tanggal 18 Nopember 1917 KGPAA Mangkunegara VII di Kabupaten Karanganyar melantik KRT Hardjohasmoro sebagai Bupati Karanganyar.</p>
<p>Dalam pelantikan disampaikan pidato pengarahan oleh KGPAA Mangkunegaran VII antara lain:<br />
Seorang Bupati harus benar-benar menjalankan tugas dengan baik dan loyal kepada tugas pemerintahan<br />
1.	Perlu mempunyai etos kerja yang produktif (kawekelan)<br />
2.	Berperilaku baik sehingga tidak mencemarkan nama keluarga dan jabatan<br />
3.	Mempertahankan kebutuhan pangan para petani/rakyat desa<br />
4.	Menciptakan ketentraman dan ketenangan wilayah<br />
Dalam kurun waktu tahun 1917 sampai dengan tahun 1930 di kabupaten Karanganyar ada tiga orang Bupati yang memerintah, yaitu<br />
1.	KRMT Hardjohasmoro<br />
2.	RMT Sarwoko Mangoenkoesoemo<br />
3.	RMT Darko Soegondo<br />
Berdasarkan Rijksblaad Mangkoenegaran tahun 1923 no.10 Kabupaten Karanganyar dibagi menjadi tiga wilayah Kawedanan 14 Wilayah Kapanewon (Kecamatan), yaitu :<br />
Kawedanan:<br />
1.	Kawedanan Karanganyar<br />
2.	Kawedanan Karangpandan<br />
3.	Kawedanan Jumapolo<br />
Kapanewon<br />
1.	Kapanewon Karanganyar<br />
2.	Kapanewon Tasikmadu<br />
3.	Kapanewon Jaten<br />
4.	Kapanewon Kebakkramat<br />
5.	Kapanewon Mojogedang<br />
6.	Kapanewon Karangpandan<br />
7.	Kapanewon Matesih<br />
8.	Kapanewon Tawangmangu<br />
9.	Kapanewon Ngargoyoso<br />
10.	Kapanewon Kerjo<br />
11.	Kapanewon Jumapolo<br />
12.	Kapanewon Tugu<br />
13.	Kapanewon Jatipuro<br />
14.	Kapanewon Jatiyoso</p>
<p>Pada tahun 1930 Kabupaten Karanganyar dihapuskan dan secara administratif dimasukkan ke dalam wilayah Kabupaten Kota Mangkunegaran dengan maksud agar pengelolaan terhadap perkebunan-perkebunan milik Mangkunegaran lebih efisien dan efektif.<br />
Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), daerah Karanganyar masih disebutkan sebagai Kawedanan, bagian dari Kabupaten Kota Mangkunegaran, hanya jabatan dan wilayahnya diganti dengan istilah/bahasa Jepang.</p>
<p>Pada tahun 1930 Kabupaten Karanganyar dihapuskan dan secara administratif dimasukkan ke dalam wilayah Kabupaten Kota Mangkunegaran dengan maksud agar pengelolaan terhadap perkebunan-perkebunan milik Mangkunegaran lebih efisien dan efektif.<br />
Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), daerah Karanganyar masih disebutkan sebagai Kawedanan, bagian dari Kabupaten Kota Mangkunegaran, hanya jabatan dan wilayahnya diganti dengan istilah/bahasa Jepang.</p>
<p>Masa Setelah Proklamasi Kemerdekaan RI<br />
Setelah Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, Presiden RI mengeluarkan Piagam Kedudukan yang menetapkan Sri Susuhunan Paku Buwono XII dan Sri Mangkunegara VIII, masing-masing sebagai Kepala daerah Kasunanan Surakarta dan Kepala Daerah Mangkunegaran.<br />
Pada akhir tahun 1945 di Surakarta timbul gerakan anti Swapraja yang berkembang hingga Karanganyar, Sragen, Klaten, Boyolali, Wonogiri dan Kota Surakarta menyatakan lepas dari Pemerintah Swapraja. Hal ini mendapat tanggapan dari Pemerintah Pusat dengan terbitnya Penetapan Pemerintah No. 16/SD Tahun 1946 yang antara lain menetapkan daerah-daerah tersebut tergabung dalam Karesidenan surakarta yang dipimpin oleh seorang Residen.</p>
<p>Daerah Kabupaten Karanganyar terdiri dari:<br />
1.   Kawedanan Wonoharjo<br />
o	Kecamatan Gondangrejo (gabungan dari bekas Kapanewon Bonorejo dan Kaliyoso)<br />
o	Kecamatan Colomadu<br />
2.   Kawedanan Karanganyar<br />
o	Kecamatan Karanganyar<br />
o	Kecamatan Tasikmadu<br />
o	Kecamatan Jaten<br />
o	Kecamatan Kebakkramat<br />
o	Kecamatan Mojogedang<br />
3. Kawedanan Karangpandan<br />
o	Kecamatan Karangpandan<br />
o	Kecamatan Matesih<br />
o	Kecamatan Tawangmangu<br />
o	Kecamatan Ngargoyoso<br />
o	Kecamatan Kerjo<br />
o	Kecamatan Jenawi<br />
4.   Kawedanan Jumapolo<br />
o	Kecamatan Jumapolo<br />
o	Kecamatan Jumantono<br />
o	Kecamatan Jatiyoso<br />
o	Kecamatan Jatipuro</p>
<p>S<em>ource : www.karanganyarkab.go.id</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2011/05/18/sejarah-kabupaten-karanganyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hotel Taman Sari</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2011/05/17/hotel-taman-sari/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2011/05/17/hotel-taman-sari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 04:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hotel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Hotel Taman Sari Karanganyar]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align=center><img src="http://www.karanganyar.com/wp-content/uploads/2011/05/Picture-481.jpg" alt="" /></div>
<p>Hotel Taman Sari Karanganyar</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2011/05/17/hotel-taman-sari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hutan Wisata</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2007/12/28/hutan-wisata/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2007/12/28/hutan-wisata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 04:23:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/2007/12/28/hutan-wisata/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini daftar Hutan Wisata yang terdapat di Kabupaten Karanganyar. 1. Puncak Lawu Lokasi : Gondosuli, Tawangmangu. Fasilitas : Jalan setapak, pos keamanan, penunjuk arah. 2. Pringgodani Lokasi : Blumbang, Tawangmangu. Fasilitas : Pancuran tujuh, barak penginapan, tempat ziarah (petilasan panambahan Koconagoro), jalan setapak. 3. Sekipan Lokasi : Kalisoro, Tawangmangu. Fasilitas : Gedung pertemuan, arena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini daftar <strong>Hutan Wisata</strong> yang terdapat di  Kabupaten Karanganyar.</p>
<p><strong>1.	Puncak Lawu</strong><br />
Lokasi : Gondosuli, Tawangmangu.<br />
Fasilitas : Jalan setapak, pos keamanan, penunjuk arah.</p>
<p><strong>2.	Pringgodani</strong><br />
Lokasi : Blumbang, Tawangmangu.<br />
Fasilitas : Pancuran tujuh, barak penginapan, tempat ziarah (petilasan panambahan Koconagoro), jalan setapak.</p>
<p><strong>3.	Sekipan</strong><br />
Lokasi : Kalisoro, Tawangmangu.<br />
Fasilitas : Gedung pertemuan, arena camping, arena perkemahan, jalan setapak.</p>
<p><strong>4.	Gunung Bromo</strong><br />
Lokasi : Delingan, Karanganyar.<br />
Fasilitas : Panggung hiburan, arena bermain anak-anak, kopel peristirahatan, hutan lindung, petilasan Nyi Ageng Serang, jalan aspal.</p>
<p><strong>5.	Grojogan Sewu</strong><br />
Lokasi : Kalisoro, Tawangmangu.<br />
Fasilitas : Air terjun, kios cinderamata, kolam renang, hutan lindung, fauna (kera).</p>
<p><strong>6.	Air Terjun Jumok</strong><br />
Lokasi : Berjo, Ngargoyoso.<br />
Fasilitas : Air terjun, kolam renang.</p>
<p><em>Source : Potensi Daerah Kab. Karanganyar 2007, Mas Didik Kurniawan ( <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2007/12/28/hutan-wisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Visi Dan Misi Kabupaten Karanganyar</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2007/12/27/visi-dan-misi-kabupaten-karanganyar/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2007/12/27/visi-dan-misi-kabupaten-karanganyar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 14:49:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/2007/12/27/visi-dan-misi-kabupaten-karanganyar/</guid>
		<description><![CDATA[VISI Karanganyar sebagai daerah yang maju, adil, makmur, berketahanan dan mandiri, dalam suasana tentram, dengan industri, pertanian dan pariwisata yang handal, didukung oleh masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, berbudi luhur, demokratis, bersatu padu serta berkepribadian bangsa. MISI - Menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah industri, baik industri menengah maupun industri kecil yang maju. - Menjadikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>VISI</strong><br />
Karanganyar sebagai daerah yang maju, adil, makmur, berketahanan dan mandiri, dalam suasana tentram, dengan industri, pertanian dan pariwisata yang handal, didukung oleh masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, berbudi luhur, demokratis, bersatu padu serta berkepribadian bangsa.</p>
<p><strong>MISI</strong><br />
- Menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah industri, baik industri menengah maupun industri kecil yang maju.<br />
- Menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah pertanian yang berwawasan agrobisnis dan agroindustri dengan mengembangkan produk unggulan yang kompetitif.<br />
- Menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah tujuan wisata utama di Jawa Tengah yang menarik wisman dan wisnus.<br />
- Menjadikan Kabupaten Karangayar sebagai pusat Pendidikan dan Pengembangan SDM yang menguasai Iptek, berjiwa Imtaq, berkepribadian bangsa dan berwawasan kedepan.<br />
- Menjadikan masyarakat Kabupaten Karanganyar sejahtera lahir dan batin.<br />
- Mengembangkan sistem informasi yang selalu disesuaikan dengan perkembangan sarana telekomunikasi dan komunikasi sebagai media promosi yang efektif bagi potensi dan perkembangan daerah Kabupaten Karanganyar.<br />
- Meningkatkan upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).</p>
<p><em>Source : Potensi Daerah Kab. Karanganyar Tahun 2007</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2007/12/27/visi-dan-misi-kabupaten-karanganyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mohon Maaf</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2007/12/27/mohon-maaf/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2007/12/27/mohon-maaf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 13:53:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/2007/12/27/mohon-maaf/</guid>
		<description><![CDATA[Saya mohon maaf sekali, sudah beberapa waktu ini, blog saya agak &#8220;terbengkalai&#8221; Pertama karena servernya kami pindah ke tempat yang lebih &#8220;aman&#8221;. Kedua karena tukang web-nya sok sibuk. Lagi bermetamorforsis jadi tukang kue..he he he. Mo bukti ? Nih liat disini : http://dapurnora.gasibu.com. Ketiga, lagi nyari data-data tentang Karanganyar tertjinta Alhamdulillah baru saja dapet, kumplit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mohon maaf sekali, sudah beberapa waktu ini, blog saya agak &#8220;terbengkalai&#8221; <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Pertama karena servernya kami pindah ke tempat yang lebih &#8220;aman&#8221;. Kedua karena tukang web-nya sok sibuk. Lagi bermetamorforsis jadi tukang kue..he he he. Mo bukti ? Nih liat disini : http://dapurnora.gasibu.com. Ketiga, lagi nyari data-data tentang Karanganyar tertjinta <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah baru saja dapet, kumplit lagi (thanks for my father). </p>
<p>Jadi nanti kalau temen-temen ada yang perlu data tentang Karanganyar, bisa contact saya. Source-nya langsung dari BAPEDA Kab. Karanganyar. Jadi bisa dipertanggungjawabkan. Insya Allah.</p>
<p>Okeh, bentar lagi tahun baru&#8230;semoga blog ini juga punya &#8220;sesuatu&#8221; yang baru juga&#8230; <img src='http://www.karanganyar.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2007/12/27/mohon-maaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seri 3 : SD Negeri Karanganyar 3</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2007/07/18/seri-3-sd-negeri-karanganyar-3/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2007/07/18/seri-3-sd-negeri-karanganyar-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 08:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Me 'n the city]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/2007/07/18/seri-3-sd-negeri-karanganyar-3/</guid>
		<description><![CDATA[Inilah sekolah yang telah berhasil membuat saya bersekolah dengan waktu yang paling lama diantara jenjang sekolah-sekolah lain. Bayangkan, enam tahun ! Dengan warna seragam yang sama, halaman tempat bermain yang itu-itu juga, guru-guru yang sama, teman main yang itu-itu juga..tapi kok nggak bosen ya, enjoy aja ! SD Negeri Karanganyar 3 ini terletak di tengah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Inilah sekolah yang telah berhasil membuat saya bersekolah dengan waktu yang paling lama diantara jenjang sekolah-sekolah lain. Bayangkan, enam tahun ! Dengan warna seragam yang sama, halaman tempat bermain yang itu-itu juga, guru-guru yang sama, teman main yang itu-itu juga..tapi kok nggak bosen ya, <em>enjoy </em>aja ! </span></p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/2011/Picture-209.jpg" alt="" /></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">SD Negeri Karanganyar 3 ini terletak di tengah </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">kota</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> karanganyar, dekat <em>buk siwaluh</em>. Sekolahku ini sering banget dijadikan tempat untuk rapat guru-guru sekaranganyar. Soalnya bangunan sekolah yang unik banget. Dinding penyekat antar kelas,Â  ternyata dapat dibuka. Jadi ketika dinding itu dibuka semua, maka ada suatu ruangan yang panjang terbentang. Bayangkan aja gabungan dari 4 kelas ! Di bagian depan ada halaman yang luasnya lebih dari luas lapangan bulu tangkis. Di bagian belakang ada rumah <em>pak bon</em> (penjaga sekolah) dan kebun.<span id="more-20"></span></span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Coba ya aku ingat-ingat siapa saja guru-guru SD ini dulu,Â  kepala sekolahnya Ibu Narmi (Ibu Rasananto,Â  soalnya istrinya Pak Rasananto), Bu Warsiti, Bu Hartini (aktifis pramuka), Pak Wandi, waduh siapa lagi ya..muka-mukanya aku inget tapi namanya lupa..Seperti bu guru ku waktu kelas satu. Walah gualaknya super-super..hi hi hi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Di SD ini aku punya banyak sekali pengalaman, yang baik maupun yang sedikit memalukan..he he he..diantaranya, pas kelas satu aku bersama beberapa teman (yang perempuan aku, Era, dan Ida) di setrap, disuruh berdiri di depan kelas..lama banget..Cuma gara-gara belum waktunya istirahat, kami udah keluar main-main. Coba bayangin..baru kelas satu aja udah bandel.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Pas SD ini juga ibu mengajari aku untuk berdagang. Jadi ibu bikin kue-kue dan aku bertugas menjualnya di sekolah. Saat itu rasanya seneng aja dan nggak malu. Seringnya kue-kue kami habis terjual. Kalaupun masih ada sisa, kami (aku dan adik, kakakku) makan waktu naik becak dalam perjalanan pulang sekolah..he he he..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Kelas 5 SD aku ikutan Jambore Daerah (Tingkat Propinsi Jawa Tengah) di Tegal. Wah jauh lho..karanganyar â€“ Tegal. Untuk bisa ikut Jambore Daerah ini penuh perjuangan. Diawali dengan proses latihan-latihan dan seleksi trus saingannya anak-anak SMP. Kami anak SD pada bisa juga berangkat. Aku, Era dan Ari Satoto (selanjutnya dua orang ini menjadi sahabat-sahabat terbaikku hingga saat ini,Â  thanks God!) , dan Totok (utomo adinoto) termasuk yang beruntung terpilih dan diijinkan ortu untuk berangkat ke Tegal. Pada saat SD kegiatan Pramuka memang termasuk yang bergengsi. Maklum sekolah di kampung, belum banyak pilihan kegiatan ekskul.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Keinginan untuk bisa ikut perlombaan Siswa Teladan tidak tercapai, karena aku kalah saingan sama teman sebangku, Era. Wakil sekolah kami adalah Era dan Prima. Prima berhasil menang di tingkat kabupaten dan berangkat ke </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Semarang</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Waktu</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> </span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">SD</span><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"> karena jarak rumah dan sekolah lumayan jauh, jadi kami langganan becak, pulang pergi antar jemput â€œmerciâ€ pribadi ini..he he he..asyik lhoÂ  !</span></p>
<div align=center><img src="http://i1132.photobucket.com/albums/m578/karanganyarcom/pribadi/sd.jpg" alt="" /></div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Teman-teman SD yang aku ingat (dari yang rumahnya paling barat hingga paling timur) : Ida, Agustina Dewi M, Era, Dewi R, Ari Satoto, Cahyo (Dik Nana),Â  Sri Harjanti, Aris (Alm), Sri Wahyu, Maryani (juragan krupuk), Sumiyati, Denok, Ririn, Diah, Agus, Sandra, Nurdina,Â  Budi, Atik, Tini, Prima. <em>Wish you all luck !</em><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2007/07/18/seri-3-sd-negeri-karanganyar-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tata Upacara Mantu</title>
		<link>http://www.karanganyar.com/2007/07/13/tata-upacara-mantu/</link>
		<comments>http://www.karanganyar.com/2007/07/13/tata-upacara-mantu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2007 02:24:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.karanganyar.com/2007/07/13/tata-upacara-mantu/</guid>
		<description><![CDATA[Perhelatan Perkawinan Menurut Adat Jawa 1. Pasang Tarup Pada umumnya bangunan rumah yang tidak besar (tidak luas), tidak dapat menampung jumlah tamu yang banyak, oleh karena itu dibuat bangunan tambahan. Agar suasana perjamuan tampak indah, serasi dan semarak, bangunan tambahan tersebut dihias dengan gaba-gaba, berupa janur (daun kelapa yang masih muda), pelisir pare-anom (hijau kuning) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Perhelatan Perkawinan Menurut Adat Jawa</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">1. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Pasang Tarup<br />
Pada umumnya bangunan rumah yang tidak besar (tidak luas), tidak dapat menampung jumlah tamu yang banyak, oleh karena itu dibuat bangunan tambahan. Agar suasana perjamuan tampak indah, serasi dan semarak, bangunan tambahan tersebut dihias dengan <em>gaba-gaba</em>, berupa <em>janur</em> (daun kelapa yang masih muda), pelisir <em>pare-anom</em> (hijau kuning) atau gula-kelapa (merah putih) dan sebagainya. Pemasangan bangunan tambahan, <em>gaba-gaba</em> beserta ragam hiasnya tersebut disebut <em>tarup</em>. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Pasang <em>tarup</em> merupakan awal kegiatan peralatan mantu. Berbarengan dengan tarup tersebut disertakan upacara selamatan (<em>wilujengan</em>) yang berisi doa kepada Tuhan Yang Maha Esa,  Rosulullah dan para leluhur, agar perhelatan perkawinan dapat berjalan dengan lancar dan selamat sehingga tercapai apa yang diharapkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Hal yang disiapkan adalah <em>selamatan rasulan, nasi asahan, nasi golong, ketan, kolak</em> dan <em>apem</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">2. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Upacara Buangan (<em>Bucalan</em>, Jawa)<br />
Pengadaan sesaji untuk roh halus (yang baik maupun yang tidak baik) agar menjaga segala penjuru bumi, sumber air, kekayuan besar dan lain sebagainya, sehingga tidak ada yang mengganggu bahkan diharapkan membantu. Macam buangannya adalah <em>pecok bakal</em> dan <em>gecok mentah</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"><span id="more-19"></span>3. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Menyiagakan Beras Di Pedaringan<br />
Bapak dan ibu yang akan mengadakan mantu agar menyiagakan beras menyiapkan diri dengan berpakaian Jawa. Ibu mengenakan kain <em>tuluh watu</em> dan kebaya <em>lurik</em>. Ibu menggendong bakul (<em>tenggok</em>) berisi beras, sedangkan bapak mendampinginya. Keduanya masuk ke dalam rumah terus menuju ke <em>pedaringan</em> (tempat menyimpan beras keluarga) untuk memasukkan beras (<em>nyinggahaken wos</em> = memasukkan atau menyiagakan beras yang akan digunakan untuk keperluan mantu).</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">4. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Upacara Tanak Nasi<br />
Ibu dengan dibantu bapak, mengambil beras dari pedaringan terus dibawa ke sumur. Bapak mengambilkan air. Ibu mencuci beras (<em>mususi</em>). Beras dibawa ke dapur. Bapak menyalakan api dapur. Ibu memasukkan beras ke dalam <em>kukusan</em> (kerucut nasi). Itulah upacara menanak nasi. Setelah itu kegiatan menanak nasi dilanjutkan orang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">5. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Pasang Tuwuhan<br />
Pemasangan <em>tuwuhan</em> (tumbuhan) mengandung maksud agar kedua mempelai di kemudian hari dapat dikaruniai <em>tuwuh</em> (keturunan) yang baik, yakni manusia utama.</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">a. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Tempat Pemasangan<br />
Tuwuhan dipasang di muka rumah dan di pintu kamar mandi tempat bermandi pengantin (<em>siraman</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">b. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Jenis Tetumbuhan<br />
Diambilkan dari tetumbuhan yang dipandang mempunyai nilai atau arti yang baik, antara lain :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Setandan pisang suluhan</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">,  lengkap dedngan batangnya (<em>suluh</em>=matang di batang, tidak diperam). Dipasang di muka pintu rumah tempat menyelenggarakan perhelatan. Hal ini bermaksud, mudah-mudahan bagi yang punya kerja dapat memiliki hati yang terang dan roman yang cerah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Cengkir gading</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> (kelapa muda warna gading/kuning), menunjukkan pikiran yang cerah penuh kemantaban.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Tebu wulung batangan</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">,  melambangkan jiwa yang disertai keteguhan pendirian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Daun keluwih seikat</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">, mudah-mudahan penyelenggaraan perhelatan tidak kekukrangan suatu apa, ,bahkan diharapkan serba lebih.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Daun ilalang</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">, semoga tidak ada hambatan atau halangan suatu apa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Daun apa-apa</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">, agar terhindar dari kesukaran atau gangguan yang berupa apapun juga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Padi seikat</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">, bersama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Dahan dan bunga</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> (bungkah buah kapas), semoga selalu sejahtera lahir batin, cukup sandang cukup pangan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Ranting dan daun beringin</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">, semoga selalu mendapatkan perlindungan (<em>pangayoman</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">- </span><!--[endif]--><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Pengaron</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> berisi <em>kembang setaman</em>, ditempatkan di bawah tuwuhan. Itu sebagai suatu penghormatan terhadap Dewa penjaga wisma dan Dewi Sri (<em>pengaron</em> = keramik sebangsa kuali terbuat dari tanah).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Sumber :<br />
Wartoyo Harjodiningrat,  Mbangun Tuwuh No. 19 No. 151</span></em><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.karanganyar.com/2007/07/13/tata-upacara-mantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

